Selamat Datang di Blog Desa Panjalinan. Silahkan menikmati postingan disini dan anda dapat mengetahui semua potensi yang ada di Desa Panjalinan

Halaman

Minggu, 28 Januari 2018

Desa Panjalinan

Desa Panjalinan




Desa Panjalinan merupakan salah satu desa di kecamatan Blega, kabupaten Bangkalan. Desa Panjalinan terdiri dari lima dusun yaitu; Panjalinan, Galba, Satenjang, Gardajah, dan Pangsobung. Kondisi Desa panjalinan yang erat dengan suasana desa yang asri serta belum pernah dijabah oleh masyarakat luar memberikan kesan pedesaan yang sesungguhnya. Desa kecil ini dikelilingi oleh area persawahan yang luas serta terdapat beberapa area pertambakan yang merupakan potensi terbesar untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat desa Panjalinan. 

Sektor pendapatan terbesar penduduk desa Panjalinan berasal dari hasil tani dan hasil peternakan di tambak. Hampir setiap penduduk di desa Panjalinan bekerja sebagai petani dan  peternak di tambak. Hasil tani yang dihasilkan para penduduk dapat berupa padi, kacang,dan jagung. Beberapa hasil tani tersebut, terutama padi yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia serta kacang dan jagung yang dapat diolah menjadi berbagai macam inovasi pangan tentunya memiliki kualitas gizi serta ekonomis tinggi. Hasil peternakan tambak yang dihasilkan para penduduk diantaranya ikan bandeng, udang, kepiting, dan belut. Semua hasil ternak tambak tersebut memiliki kualitas gizi serta nilai ekonomis yang tinggi pula.

Kedua potensi lokal yang berbanding lurus dengan kemampuan sumber daya manusia di desa Panjalinan berdampak positif terhadap kualitas output yang diperoleh. Rendahnya tingkat pendidikan penduduk desa Panjalinan berbanding terbalik dengan tingginya kemampuan penduduk desa Panjalinan dalam mengolah lahan pertanian dan pertambakan. Kemampuan penduduk dalam mengolah lahan pertanian dan pertambakan perlu dikembangkan lagi sehingga output yang dihasilkan dapat lebih bernilai ekonomis tinggi.

Pemberdayaan perempuan didesa panjalinan terutama yang hanya berperan sebagai Ibu Rumah Tangga merupakan sumber daya manusia terpenting untuk dilatih dalam mengembangkan output hasil pertanian dan pertambakan.  Berbagai inovasi dapat digunakan untuk mengembangkan output hasil pertanian dan pertambakan yang tentunya disertai dengan tingkat kreativitas tinggi.  

Pendidikan tidak hanya diperoleh dari sekolah akan tetapi dapat diperoleh melalui pelatihan diluar sekolah. Melihat kondisi tingkatan pendidikan penduduk desa panjalinan yang terbilang rendah dengan usia yang sudah mulai menua, dapat menuntut para penduduk untuk diberikan pelatihan diluar sekolah.  Pelatihan diluar sekolah juga berlaku bagi para penduduk desa Panjalinan dengan ranah usia anak-anak sampai remaja. Tujuan pelatihan diluar sekolah tidak lain untuk mendukung tingkat pengetahuan para pemuda desa ketika mengikuti pelatihan atau pelajaran di sekolah. Desa panjalinan kini sudah memiliki beberapa bangunan sekolah yang terdiri  dari tingkatan TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK.

Pendidikan yang merupakan wadah untuk pengembangan pengetahuan para penduduk di desa Panjalinan merupakan awal peningkatan kualitas potensi sumber daya manusia di desa panjalinan. Pelatihan diluar lingkungan sekolah yang diberikan kepada penduduk wanita di desa Panjalinan akan meningkatkan kualitas potensi sumber daya manusia (SDM) serta kualitas output yang dihasilkan dari hasil tani dan peternakan.