Selamat Datang di Blog Desa Panjalinan. Silahkan menikmati postingan disini dan anda dapat mengetahui semua potensi yang ada di Desa Panjalinan

Halaman

Sabtu, 03 Februari 2018

Monografi Desa Penjalinan

        1.      Nama desa                              : Panjalinan
        2.      Tahun pembentukan               : -
        3.      Dasar hukum pembentukan    : -
        4.      Nomor kode wilayah              : -
        5.      Nomor kode pos                      : 69174
        6.      Kecamatan                              : Blega
        7.      Kabupaten / kota                     : Bangkalan
        8.      Provinsi                                   : Jawa Timur

   A.    DATA UMUM
1.      Tipologi desa  : Dataran Tinggu
2.      Tingkat perkembangan desa:  Menengah
3.      Luas wilayah   :
4.      Batas wilayah  :
a)      Sebelah utara: Rosep, Kecamatan Blega
b)      Sebelah selatan: paeng, Kecamatan Modung
c)      Sebelah barat: Pangeran Geddungan, Kecamatan Blega
d)      Sebelah timur: Junok, Kecamatan Sreseh
5.      Orbitasi (jarak dari pusat pemerintahan)
a)      Jarak dari pusat pemerintahan kecamatan      : 5 km
b)      Jarak dari pusat pemerintahan kabupaten       : 27.470 km
6.      Jumlah penduduk
a)      Laki-laki                      : 500 orang
b)      Perempuan                  : 733 orang
c)      Anak-anak dan Balita : 150 orang
7.      Mayoritas pekerjaan                : Petani
B. Sarana prasarana
           a.       Kantor desa                                         : -
           b.      Prasarana kesehatan                           
1)      Puskesmas                               : -
2)      Poskesdes                                : -
3)      UKBM (posyandu,polindes)   : -
           c.       Prasarana pendidikan
1.      Perpusdes                    : -
2.      Paud                            : -
3.      TK/RA                        : 2
4.      SD/MI                         : 3
5.      SMP                            : 2
6.      MA/SMA/SMK          : 2
           d.      Prasaran ibadah
1.      Masjid                         : 5
2.      Gereja                          : -
3.      Pura                             : -
4.      Wihara                         : -
5.      Klenteng                     : -
            e.       Prasaran umum
1.      Olahraga                      : 2
2.      Kesenian Budaya        : -
3.      Balai Pertemuan          : -
4.      Sumur Desa                : 1
5.      Pasar Desa                  : -
6.      Lainnya                       : -
C. DATA PERSONAL
      1. Nama Kepala Desa                         : Muhlisin
      2. Nama Sekretaris Desa                     : Maskur
      3. Jumlah Perangkat Desa                   : 11
      4. Jumlah BPD                                    : 1

Letak Geografis

Desa panjalinan merupakan salah satu dari 19 desa di kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Desa Panjalinan Terletak ± 5 KM dari kecamatan Blega. Desa Panjalinan terletak didataran tinggi dengan dikelilingi area persawahan. Selain itu, di desa panjalinan terdapat pula area pertambakan.

Desa Panjalinan berbatasan dengan beberapa desa disekitarnya. Baik desa asli kecamatan Blega ataupun desa dari dua kecamatan lainnya seperti kecamatan Modung dan kecamatan Sreseh. Berikut penjabaran dari perbatasan antara desa Panjalinan dengan desa-desa lain disekitarnya.

Desa Panjalinan di sebelah Utara berbatasan dengan desa Rosep Kecamatan Blega.  Bagian Barat berbatasan dengan desa Pangeran Gedungan Kecamatan Blega. Bagian Timur berbatasan dengan desa Junok Kecamatan Sreseh.Bagian Selatan berbatasan dengan desa Paeng Kecamatan Modung. Desa Panjalinan memiliki 5 dusun yaitu: Pangsobung, Gar Dajah, Satenjang, Panjalinan Dan Galba. Dusun satenjeng desa Panjalinan merupakan dusun yang hampir berbatasan dengan kabupaten Sampang. 

Topografi desa Panjalinan termasuk dalam area datar hingga perbukitan. Ketinggan wilayah desa Panjalinan yang berkisar antara 35-50 m dpl Sebagian besar wilayah desa Panjalinan  digunakan untuk area persawahan.

Jumat, 02 Februari 2018

Pertenakan di Desa Panjalinan

Potensi terbesar kedua dari desa Panjalinan yaitu dalam sektor peternakan tambak. Hasil alam yang dihasilkan dari tambak yaitu Bandeng, Udang, Kepiting dan Belut.

1.      Bandeng (Chanos chanos)
Bandeng yang terdapat ditambak  dipanen sekitar 6-8 bulan. Perawatan ikan Bandeng (Chanos chanos)  yang terbilang rumit mulai dari pengelolaan benihnya hingga sampai pada menghasilkan bandeng dewasa menjadikan harga ikan Bandeng (Chanos chanos)  bernilai ekonomis tinggi. Bandeng (Chanos chanos)  yang telah dipanen biasanya diperjual belikan pada pengepul yang akan menjualnya ke beberapa rumah makan atau pabrik-pabrik besar pengelolaan ikan bandeng.  Pengelolaan ikan Bandeng (Chanos chanos)  yang bervariasi akan meningkatkan  pendapatan dari masyarakat  desa Panjalinan.
2.      Udang (Solenocera crassicornis)

Waktu panen udang di tambak sekitar  ± 4 bulan. Untuk budidaya udang yang baik petak tambak harus memiliki karakter kedap air. Perawatan udang di tambak mulai dari bibit. Proses pemeliharaan udang di tambak yaitu dengan cara memberikan pakan secara teratur, memperhatikan sanitasi air dan mengatasi penyakit yang menyerang. Selain itu, dalam budidaya udang dapat melakukan penambahan pupuk untuk menyuburkan plankton sebagai makanan alami udang tambak. Untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam budidaya udang di tambak harus terdapat penjaga tambak  hingga udang panen. Namun hasil panen udang biasanya tidak bernilai lebih tinggi dari hasil panen  ikan bandeng, dikarenakan udang tambak biasanya terkena penyakit, bahkan ketika panen kadang mengalami kerugian. Udang yang telah di panen biasanya di setor ke pengepul dan di kirimkan ke surabaya.

3.      Kepiting (Scylla sp) Dan Belut  (Monopterus albus).
Di desa Panjalinan selain terdapat tambak ikan Bandeng dan Udang, ada pula tambak Kepiting dan Belut, Namun budidaya Kepiting dan Belut tidak dari bibit, yaitu berasal dari aliran sungai. Tambak Kepiting dan Belut di desa Panjalinan ini untuk umum, artinya siapapun dapat memancig kepiting dan belut di tambak tersebut baik orang dalam desa Panjalinan maupun orang dari luar desa. Kemudian hasil memancing dapat di jual belikan ke siapapun baik pemilik tambak atau bukan pemilik tambak

Pertanian di Panjalinan

Gambar Area Pertanian
(doc. pribadi)

Desa Panjalinan  mempunyai potensi terbesar dalam bidang pertanian. Setiap tahun para petani di desa Panjalinan menanam berbagai tanaman pangan yang bernilai ekonomis tinggi, seperti : Padi, Kacang, dan Jagung.

1.      Padi ( Oriza sativa )


           Padi ( Oriza sativa ) adalah salah satu potensi yang dimiliki oleh masyarakat desa Panjalinan. Padi ( Oriza sativa ) hasil panen secara umum dikonsumsi oleh pribadi sedangkan sisanya diperdagangkan. Semakin melambungnya harga beras menjadi kunci utama untuk meningkatkan sektor ekonomi masyarakat desa Panjalinan. Padi ( Oriza sativa ) yang mengandung karbohidrat tinggi dijadikan sebagai bahan makanan pokok masyarakat desa Panjalinan.  Melambungnya harga beras dikarenakan tingkat perawatan penanaman padi yang terbilang sulit sekaligus rumit. Masa tanam yang menempuh kurun waktu 3-4 bulan serta  salinitas dan kualitas air tanah dan cara  pencegahan tanaman dari hama merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi tingkat kesulitan penanaman padi ( Oriza sativa ). 

         Kondisi tanah di Desa panjalinan sangat subur, sehingga dapat memungkinkan untuk melakukan budidaya padi. Masyarakat desa biasanya menanam padi pada musim penghujan sehingga mudah mendapatkan air untuk budidaya padi. Kondisi tanah yang terbilang subur sangat memungkinkan untuk dilakukannya budidaya padi serta menghasilkan padi dengan kulaitas tinggi. Padi (Oriza sativa) biasanya ditanam dimusim kemarau untuk mempermudah pengaliran air disawah.
Gambar Tanaman Padi
(doc.pribadi)
2.      Jagung (Zea mays)

    
          Jagung (Zea mays) adalah potensi lokal desa Panjalinan yang ditanam pada musim kemarau. Hal tersebut, dikarenakan jagung (Zea mays) adalah salah satu tanaman  yang biasa ditanam pada kondisi tanah kering. Ukurun waktu penanaman jagung (Zea mays)  selama 3- 4 bulan dari masa tanam sampai pada masa panen.  Kandungan karbohidrat pada jagung tidak kalah tinggi dengan kandungan karbohidrat pada padi. Benih jagung (Zea mays)  yang ditanam oleh masyarakat desa Panjalinan adalah benih jagung (Zea mays)  asli madura.  

Jagung lokal asli madura dicirikan dengan karakteristik jagung yang berukuran kecil serta batang yang pendek. Jagung (Zea mays) diperjual belikan kemasyarakat luas baik dalam kondisi yang sudah dimasak ataupun dalam keadaan mentah. Banyak manfaat yang diperoleh dari hasil panen jagung (Zea mays)seperti: digunakan sebagai makanan burung dara dan dikonsumsi baik dikukus atau dibakar.
Gambar Tanaman Jagung
(doc. pribadi)
3. Kacang (Arachis hipogaea )

Tanaman kacang (Arachis hipogaea ) merupakan salah satu tanaman budidaya yang dapat dijadikan sebagai potensi lokal. desa Panjalinan jika diinovasikan dengan tingkat kreativitas tinggi.  Kacang (Arachis hipogaea)  merupakan tanaman polong-polongan  yang dipanen bijinya  untuk tujuan dikonsumsi. Kacang (Arachis hipogaea) ditanam pada tanah yang tebilang gembur dan subur namun tidak memerlukan sedikit air. Sehingga kacang (Arachis hipogaea) biasanya ditanam pada musim kemarau. 
Gambar Tanaman Kacang
(doc.pribadi)